Penting!!! Ini dia Langkah-langkah yang Perlu kamu Perhatikan untuk Membudidayakan Tanaman Sayur Hidroponik Paralon
Sumber : IDN Times
Perkembangan teknologi saat ini membuat tergusurnya lahan hijau di bumi sehinga merusak habitat lingkungan terutama di hutan. Untuk meminimalisir hal tersbut agar anak cucu merasakan apa yang ada di dalam alam seperti sayuran dan lainnya banyak pecinta tanaman yang memulai dengan mengembangkan tanaman hidroponik untuk budidayakan tanaman agar tidak punah.
Sistem tanaman hidroponik merupakan metode menanam sayuran atau buah-buahan tanpa menggunakan media tanam tanah, namun menggunakan media tanam air. Metode ini biasanya menggunakan alat berupa peralon untuk media penampung airnya sehinga kamu tidak memerlukan banyak lahan untuk mencoba media tanaman hidroponik.
Tanaman yang tumbuh dengan media hidroponik bertumbuh jauh lebih cepat daripada tanaman yang menggunakan tanaman dengan media tanam tanah. Sayur hidroponik memerlukan sinar matahari yang cuku serta sirkulasi aliran air dengan kualitas bagus dan sirkulasi udara yang baik.
Kelebihan tanaman hidroponik adalah memilki konstribusi dalam pelestarian lingkungan. Dalam membududayakan tanaman hidroponik anda tidak memerlkan bahan kimia secara berlebihan. Selain hal tersebut tanaman hidroponik bertumbuh 30%-50% lebih cepat daripada tanaman dengan media tanah. Sayuran hidroponik juga lebih mudah terbebas dari hama tanaman.
Berikut beberapa Langkah-langkah untuk membuat tanaman hidroponik;
1.
Merancang aliran air
untuk tanaman hidroponik
Saluran air dapat anda buat melalui peralon yang
diberikan lubang untuk tempat tanaman. Tentu saja peralon yang diberi lubang
diberikan jarang yang konsisten. Setiap lubang diberikan pelampung untuk
tanaman dan diberikan pompa untuk menyerap nutrisi dari air yang mengalir.
2. Campurkan air dan nutrisi tanaman dalam tabung sirkulasi air
Isi tabung sirkulasi air peralon sesuai kebutuhan usahakan jangan terlalu penuh. Kamu bisa menambahkan nutrisi pada tangka tersebut. Saat menambahkan nutrisi pada air biarkan pompa air menyala untuk menyebarkan nutrisi keseluruh saluran air kurang lebih selama 30 menit.
3.
Menyiapkan tanaman ke
tabung atau wadah
Langkah selanjutnya adalah anda peru menyipakan wadah untuk tempat tanaman diletakan pada media hidroponik peralon. Sebelum memasangnya ke peralon anda perlu membersihkan akar-akar tanaman tersebut dari lumpur atau tanah.
4.
Ikat tanaman ke tralis
Tujuan mengikat tanaman ke teralis adalah agar tanaman dapat menjulang ke atas dan tidak tenggelam dalam air. Hal ini juga agar tanaman dapat memperoleh pencahayaan sinar matahari yang cukup serta mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Ikatan pada tanaman jangan terlalu kuat agar tidak mengganggu pertumbuhannya.
5.
Nyalakan pompa Air
Setelah semua terpasang dengan baik maka Langkah selanjutnya adalah menyalakan pompa air dengan tujuan air mengalir ke setiap saluran peralon hidroponik. Tujuan menggunakan air yang mengalir agar tanaman mendapatkan srikulasi udara yang cukup dan merada dari air yang menguap.
6.
Periksa dan kontrol
tanaman dari hama
Dalam merawat sayur hidroponik yang harus anda lakukan setiap saat adalah kontrol terhadap tanaman tersebut terutama dari hama atau ha lainnya. Penting bagi anda mengawasi pertumbuhan tanaman dan memotong batang jika sudah tumbuh tinggi menjulang ke atas.
Kamu juga perlu mengontrol tanaman dari hama dan serangga, karena jika ada tanaman yang sudah terkena ganggun dan terinfeksi membuat tanaman yang lain juga akan terinveksi sehingga merusak taman hidroponik anda karena jarak yang sangat dekat. Oleh karea itu jika anda melihat tanaman yang rusak segera angkat dan menggantinya.
Demikianlah ulasan mengani manfaat dan bagaimana cara untuk
membudidayakan tanaman sayur hidroponik
paralon dengan memanfaatkan
potensi bahan plastik dan meminimalisir penggunaan lahan serta pertumbuhan hama tanaman. Semoga dengan adanya kesadaran dari
masing-masing individu kita dapat menjaga bumi selalu hijau dan cukup akan
oksigen yang sehat.